Minggu, 09 September 2018

Dinamika pendidikan Islam dan masuknya Islam di Indonesia



A. DINAMIKA SEJARAH PENDIDIKAN ISLAM di INDONESIA
Pendidikan Islam merupakan suatu proses bimbingan dari pendidik terhadap perkembangan jasmani, rohani, dan akal peserta didik ke arah terbentuknya pribadi muslim yang baik.
Dari pengertian di atas dapat kita ketahui bahwa pendidikan Islam diharapkan dapat membentuk karakter yang mulia, yang menjadi pengerem dari tingkah laku yang kurang baik.
1. Sejarah pendidikan Islam
      Berawal dari Rasulullah, Rasulullah sebagai pendidik yang ideal dapat dilihat dari sejumlah indikator, dan walaupun dengan sarana prasarana yang kurang dapat melahirkan para intelektual yang berkualitas. Kurikulum yang diterapkan oleh Rasulullah yaitu berbasis masyarakat. Hal tersebut dapat dilihat dari pembagian pengajaran pada era Makkah dan Madinah.
Setelah pendidikan pada masa Rasul dilanutkan pada masa sahabat. Pada zaman Abu Bakar pengajarannya masih sama dengan Rasul. Kemudian pada masa Umar pendidikannya sudah semakin meningkat di mana para guru sudah mendapat gaji dari bait al-mal untuk mengajar ke daerah-daerah yang baru ditaklukan. Pada masa Usman, pendidikan diserahkan pada rakyat, dan sahabat tidak hanya fokus di Madinah tetapi juga di kirim di daerah lain. Pada masa Ali pendidikan kurang mendapat perhatian karena pada masa Ali terjadi konflik.
Setelah masa sahabat masuklah pada masa dinasti Umayyah, pada masa ini pendidikan mengalami kemajuan, pola pendidikan, dan pusat pendidikannya. Pada masa ini, berkembang ilmu-ilmu agama Islam dan adanya pembukuan hadis pada masa ‘Umar bin ‘Abd al-‘Aziz.
Kemudian pada masa dinasti Abbasiyah, masa ini Islam mencapai kejayaanya seperti bidang sains, dan teknologi.
Selanjutnya yaitu Islam di Spanyol. Spanyol merupakan pintu penghubung antara dunia Islam dan Eropa, dan dari wilayah inilah proses pencerahan Eropa mulai di bentuk.
2. Sejarah pendidikan Islam di Indonesia
Kita ketahui bahwa Islamisasi di Indonesai melalui jalur perdagangan, perkawinan, kesenian, sufisme, dan pendidikan. Pendidikan Islam di Indonesia hingga saat ini mengalami tiga periodesasi. Pertama ditandai dengan pendidikan Islam yang terkonsentrasi di pesantren, daya, surau atau masjid. Kedua periode ini sudah mengalami pembaharuan pembaharuan adanya madrasah dan juga terdapat kurikulum. Ketiga pada masa ini pendidikan sudah diatur satu peraturan yang telah disepakati.
B. Masuknya Islam di Indonesia
Masuknya agama Islam di Indonesia tidaklah cepat dan juga tidak langsung banyak pengikut. Penyebaran agama Islam di Indonesia juga melalui beberapa proses panjang. Antara lain:
1. Berita dari Arab
Pedagang Arab masuk ke Indonesia pada abad ke 7 M, yang menguasai jalur pelayaran perdagangan di wilayah Indonesia bagian barat termasuk Selat Malaka.
2. Berita dari Eropa
Berita ini datangnya dari Marcopolo tahun 1292 M. Ia adalah orang yang pertama kali menginjakkan kai di Indonesia. Ia singgah di Sumatera bagian utara. Di daerah ini ia menemukan kerajaan Islam.
3. Berita dari India
Disamping berdagang juga aktif menyebarkan agama dan kabudayaan Islam kepada setiap masyarakat yang dijumpainya, terutama kepada masyarakat pesisir pantai.
4. Berita dari Cina
Kira - kira tahun 1400 telah ada saudagar-saudagar Islam yang bertempat tinggal di pantai utara Pulau Jawa.
5. Sumber dalam Negeri
Makam  Syekh Maulana Malik Ibrahim di Gersik yang wafat tahun 1419 M. Jirat makan didatangkan dari Guzarat dan berisi tulisan-tulisan Arab.
C. Saluran dan Islamisasi di Indonesia
1. Saluran Perdagangan
2. Saluran Perkawinan
3. Saluran Tasawuf
4. Saluran Pendidikan
5. Saluran Kesenian
6. Saluran Politik
D. Perkembangan Islam di Indonesia Masa Kerajaan-Kerajaan
1. Kerajaan Malaka (803-917 H/1400-1511 M)
Malaka disebut pintu gerbang Nusantara. Dengan letak geografis yang demikian  membuat Malaka menjadi kerajaan yang berpengaruh atas daerahnya.
2. Kerajaan Aceh
Aceh mengalami kemajuan ketika saudagar-saudagar Muslim yang sebelumnya dagang di Malaka kemudian memindahakan perdagangannya ke Aceh, ketika Portugis menguasai Malaka tahun 1511.
3. Kerajaan Demak (918-960 H/ 1512-1552 M)
Para wali menjadikan Demak sebagai pusat penyebaran Islam dan sekaligus menjadikannya sebagai kerajaan Islam.
4. Kerajaan Banten
Banten merupakan kerajaan Islam yang mulai berkembang pada abad ke-16, setelah pedagang-pedagang India, Arab, Persia, mulai menghindari Malaka yang sejak tahun 1511 telah dikuasai Portugis.
5. Kerajaan Goa (1078 H/1667 M)
Penyebaran Islam yang dilakukan oleh Goa-Tallo berhasil, hal ini merupakan tradisi yang mengharuskan seorang raja untuk menyampaikan hal baik kepada orang lain.
6. Kerajaan Maluku
Pengislaman di Maluku, di bawa oleh Maulana Husayn. Hal ini terjadi pada masa pemerintahan Marhum di Ternate.









Tidak ada komentar:

Posting Komentar